Minggu, 21 Oktober 2012

Kelalaian Menjadi Hambatan Komunikasi


KELALAIAN MENJADI HAMBATAN KOMUNIKASI


DI SUSUN OLEH                 : NURUL HIDAYAH
NIM                                        : 1205102010028
KELAS                                   : SEP 1 ( JUM’AT PAGI )
MATA KULIAH                   : DASAR-DASAR KOMUNIKASI
JUZ                                         : 14
TEMA                                     : RUKUN ISLAM BERKAITAN DENGAN KOMUNIKASI




FAKULTAS PERTANIAN
JURUSAN SOSIAL EKONOMI PERTANIAN
 ( AGRIBISNIS )
UNIVERSITAS SYIAH KUALA
2012

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat ALLAH SWT karena atas karunia dan rahmatNYA , Saya dapat menyelesaikan makalah Dasar-Dasar Komunikasi yang berjudul “ KELALAIAN MENJADI HAMBATAN KOMUNIKASI”
Saya juga mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing, yang telah mendidik saya dengan ikhlas. Dan tidak lupa juga saya mengucapkan banyak terima kasih kepada orang tua saya yang mana telah mendidik dan mendukung saya sampai saat ini. Dan juga banyak terima kasih kepada teman-teman yang telah mendukung dan memotivasi kami dalam pembuatan makalah ini .
Saya menyadari dalam penyusunan makalah ini, banyak kesalahan atau kekurangan kata kata baik tertulis maupun tidak tertulis. Saya mohon maaf sebesar besarnya dan tak lupa saya harapkan saran atau krtikan dari teman-teman sekalian serta dosen pembimbing .
            Akhir kata saya ucapkan Terima Kasih .

Hormat saya

i
 
Nurul Hidayah

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .....................................................................                   i
DAFTAR ISI   ..................................................................................           ii
BAB I : PENDAHULUAN ..............................................................           1
1.1.                     Latar Belakang Masalah  .........................................           1
1.2.                     Perumusan Masalah .................................................           2
1.3.                     Tujuan Penelitian .....................................................           2
1.4.                     Manfaat Penelitian ...................................................           3
BAB II : KAJIAN TEORI.................................................................           4
2.1.        Rukun Islam dalam komunikasi ...............................           4
2.1.1. Mengucapkan Dua Kalimat Syahadat ................           4
2.1.2. Mendirikan Shalat Sehari Lima Waktu ...............           4
2.1.3. Berpuasa Satu Bulan Penuh ...............................           5
2.1.4. Mengeluarkan Zakat ...........................................           5
2.1.5. Menunaikan Ibadah Haji......................................           5
2.2. Kelalaian Menjadi Hambatan Berkomunikasi .................           6
2.3. Kandungan Rukun Islam dalam Surat Al-Hijr ................           6
2.3.1. Ayat 2 dan 3 .......................................................           6
ii
 
2.3.2. Ayat 28, 29 dan 30 .............................................           7
2.4. Kandungan Rukun Islam dalam Surat An-Nahl ..............           9
2.4.1. Ayat 73 ...............................................................           9
2.4.2. Ayat 108 .............................................................           10
BAB III           : PENUTUP .............................................................           11
3.1. Kesimpulan .....................................................................           11
3.2. Saran ...............................................................................           11
iii
iiiii
 
DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN

1.1            . Latar Belakang Masalah
Komunikasi adalah proses penyampaian pikiran atau perasaan oleh seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambang-lambang yang dapat bermakna bagi pengirim pesan dan penerima pesan, dan juga dapat menggunakan media tertentu agar ada efek tertentu yang diharapkan. Bentuk kominikasi yang berkaitan dengan agama adalah komunikasi transendental. Komunikasi transendental adalah bentuk komunikasi yang terjadi antara manusia dan Tuhannya sang pencipta alam semesta. Dan hanya dapat dirasakan dan diresapi melalui firman-firmannya yang terdapat dalam kitab suci Al-Qur’an . seiring frekuensi komunikasi yang dilakukan antara manusia danTuhannya akan makin meningkatkan kepekaan hati manusia terhadap tanda-tanda atau lambang-lambang Allah SWT.
            Didalam makalah ini dijelaskan tentang hubungan rukun islam dengan komunikasi yang behubungan dengan Al-Qur’an surah Al-Hijr dan surah Al-Nahl . tentang segala hambatan yang dihadapi dalam berkomunikasi, contohnya kelalaian kita melaksanakan perintah-perintah Allah SWT.  Bagi umat muslim, cara mendekatkan diri pada Allah SWT adalah dengan mempercayai dan melakukan rukun islam.

Rukun islam terbagi menjadi 5 yaitu :
1.      Mengucapkan dua kalimat syahadat
2.      Mendirikan shalat lima waktu dalam sehari
3.      Berpuasa satu bulan penuh pada Bulan Ramadhan
4.      Mengeluarkan Zakat                      
5.     
1
 
Menunaikan haji bagi yang mampu
Semua ini dilakukan adalah bentuk ibadah yang dilakukan oleh umat muslim untik mencari ridho Allah SWT. Dan tanpa kita sadari bahwa kita sudah berkomunikasi dengan Allah SWT melalui doa-doa yang selalu kita panjatkan, yang berupa pesan-pesan ataupun harapan-harapan yang kita inginkan.

1.2 Perumusan Masalah
            Komunikasi transendental paling sedikit dibicarakan dalam disiplin ilmu komunikasi karena sifatnya yang tidak dapat diamati secara empiris, justru bentuk komunikasi inilah yang terpenting bagi manusia. Kuat tidaknya hubungan atau relasi yang tergantung pda intensitas manusia untuk mendekatkan diri kepda Allah SWT. Didalam makalah ini terdapat ayat-ayat surah Al-Hijr dan Surah An-Nahl yang berhubungan dengan rukun islam dan komunikasi kepada Allah SWT.
1.      Berdasarkan uraian diatas dapat dirumuskan beberapa permasalahan sebagai berikut :
Bagaimana Ayat-ayat tersebut dapat menjelaskan bahwa rukun islam tersebut wajib di laksanakan ?
2.      Hambatan apa yang dihadapi dalam berkomunikasi Transendental ?
3.      Ayat manakah yang berhubungan dengan rukun islam dalam bidang hambatan komunikasi, jenis komunikasi dan bentuk komunikasi ?
4.      Seberapa pentingkah komunikasi kepada Tuhan dilakukan ?
5.      Bagaimanakah kemurkaan Allah apabila kita tidak berkomunikasi dengan-Nya ?
6.      Bagaimanakah rukun Islam berkesinambungan atau berkaitan dengan komunikasi ?

1.3 Tujuan Penelitian
Dalam penyusunan makalah ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang :
1.     
2
 
Mengetahui Hubungan komunikasi dengan Rukun Islam
2.      Komunikasi kepada Allah SWT sangat penting dilakukan.
3.      Menyadarkan kita apabila lalaiaan melakukan perintah Allah SWT
4.      Dapat meningkatkan keimanan kita terhadap Allah SWt
5.      Meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT
Makalah ini diharapkan memberikan informasi tentang betapa pentingnya komunikasi dengan Allah SWT dengan melaksanakan Rukun Islam-Nya
1.4 Manfaat Penelitian
2
 
            Adapun manfaat penelitian adalah agar kita dapat mengetahui hubungan komunikasi dengan rukun islam. Dan menyadari bahwa komunikasi kepada sang Pencipta sangatlah penting bagi kehidupan , karna Dialah pencipta alam semesta. Dengan membangun komunikasi kepda Allah SWT dengan lebih intens akan dapat mendekatkan kita kepada Allah SWT sehingga terjauhi oleh perbuatan yang tidak baik.  
                                                                                                                                                                                      


3
 

BAB II
KERANGKA TEORI

2.1 Rukun Islam dalam komunikasi
Rukun islam berisi segala perintah Allah SWT bersangkutan dengan komunikasi yaitu :

2.1.1 Mengucapkan Dua Kalimat Syahadat
Syahadat memiliki makna yang harus diketahui seorang muslim dan diamalkan. Makna “la ilaha illallah” yaitu tidak ada yang berhak diibadahi secara taqwa selain Allah SWT. Karena Dialah yang menciptakan alam semesta, dibumi maupun dilangit. Orang yang tidak beribdah kepada Allah SWT adalah orang yang kafir dan musyrik.melalaikan ataupun menunda-nunda segala perintahnya juga akan mendapatkan dosa besar. Dengan mengucapakn syahdat kita sudah berkominikasi dengan Allah SWT.

2.1.2 Mendirikan Shalat Sehari Lima Waktu
Salat lima waktu sehari semalam yang Allah syariatkan untuk menjadi saran interaksi atau komunikasi antara Allah dengan seorang muslim dimana ia bermunajat dan berdoa kepada-Nya. Salat merupakan tian agama. Ia sebagai rukun terpenting Islam setelah dua kalimat syahadat. Allah SWT berfirman “sesungguhnya salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman ( an Nisa:103). Salat wajib bagi setiap muslim dalam kondisi apapun. Seandainya seorang muslim menunda-nunda sekali saja dari ketentuan waktunya hingga keluar waktunya tanpa alasan yang dibenerkan syariat diluar keinginannya maka ia telah melakukan dosa.


4
 
 

2.1.3 Berpuasa Satu Bulan Penuh
Dalam puasa terdapat beberapa manfaat tak terhingga. Diantaranya adalah:
1.            Merupakan ibadah kepada Allah SWT dan menjalankan perintah-Nya. Meniggalkan segala syahwatnya demi Allah SWT. Hal ini juga merupakan media pendekatan dan komunikasi kepada Allah
2.            Bermanfaat bagi kesehatan fisik, ekonomi, sosial dll. Sehingga dapat mendorong akidah dan iman .

2.1.4 Mengeluarkan Zakat
Allah telah memerintahkan setiap muslim yang memilki harta mencapai nisab untuk mengeluarkan zakat hartanya setiap tahun. Ia berikan kepada yang berhak menerima dari kalangan fakir serta selain mereka yang zakat boleh diserahkan kepada mereka sebagaimana telah diterangkan dalam Al Qur’an.
Zakat merupakan tabungan kita di akhirat. Zakat dapat membantu sesama yang sedang membutuhkan . zakat juga dapat meningkatkan komunikasi kita terhadap Allah SWT karena Allah pernah berfirman bahwa sebagian dari harta kita adalah milik fakir miskin.
2.1.5 Menunaikan Ibadah Haji
            Dalam ibadah haji terdapat manfaat tak terhingga :
1.      Pertama, haji merupakan bentuk ibadah kepada Allah ta’ala dengan ruh, badan dan harta.
2.     
5
 
Kedua, ketika haji kaum muslimin dari segala penjuru dapat berkumpul dan bertemu di satu tempat. Mereka mengenakan satu pakaian dan menyembah satu Robb dalam satu waktu. Tidak ada perbedaan antara pemimpin dan yang dipimpin, kaya maupun miskin, kulit putih maupun kulit hitam. Semua merupakan makhluk dan hamba Allah. Sehingga kaum muslimin dapat bertaaruf (saling kenal) dan taawun (saling tolong menolong). Mereka sama-sama mengingat pada hari Allah membangkitkan mereka semuanya dan mengumpulkan mereka dalam satu tempat untuk diadakan hisab (penghitungan amal) sehingga mereka mengadakan persiapan untuk kehidupan setelah mati dengan mengerjakan ketaatan kepada Allah ta’ala.
2.2 Kelalaian Menjadi Hambatan Berkomunikasi
Kelalaian adalah sifat menunda-nunda suatu pekerjaan. Allah SWT sangat membenci orang yang lalai melaksanakan segala perintahnya. Misalnya, menunda-nunda waktu shlat hingga waktunya keluar tanpa alasan yang jelas. Orang yang lalai merupakan orang yang malas yang terkena rayuan oleh setan agar tidak menjalankan perintah Allah SWT.
Sehingga  kelalaian merupakan salah satu penghambat komunikasi kita terhadap Allah SWT . Kelalian dapat diatasi dengan meningkatkan tauhid dan keimanan kita terhadap Allah SWT.  Seperti yang terkandung dalam surah Al-Hijr dan surah Al-Nahl yang menjelaskan tentang kelalian seseorang dalam melakukan perintah-perintah Allah SWT.

2.3 Kandungan Rukun Islam dalam Surat Al-Hijr
2.3.1 Ayat 2 dan 3












6
 
 





Artinya            : Orang kafir itu kadang-kadang ( nanti di akhirat ) menginginkan  sekiranya mereka dahulu didunia menjadi    orang muslim. Biarkalah mereka ( di dunia ini ) makan dan bersenang-senang dan lalaikan oleh angan-angan ( kosong ) mereka kelak akan mengetahui ( akibat perbuatannya  )
Penjelasan       : Dari ayat tersebut dapat dijelaskan bahwa orang yang lalai oleh angan-angan yang kosong terhadap perintah-perintah Allah SWT seperti : shalat, puasa dan dan zakat akan menerima akibatnya di akhirat nanti, didunia mereka akan terlihat bersenang-senang tetapi di akhirat mereka akan menanggungnya dengan semua kelalaian yang dilakukanya terhadap perintah Allah SWT. Dan orang yang lalai termasuk orang yang kafir.
            Maka daru penjelasan ayat tersebut dapatlah menyadarkan kita tentang rukun islam yang pertama, kedua dan ketiga yaitu : shalat, puasa dan zakat.sehingga janganlah sampai menjadi orang yang lalai terhadap perintah Allah SWT tersebut. Dan menjalankan perintah-Nya seperti, shalat. Kita sudah berkomunikasi dengan AllahSWT dan kelalaian kita meninggalkan perintah Allah SWT adalah hambatan komunikasi tersebut.

2.3.2 Ayat 28, 29 dan 30


















7
 
 








Artinya            : Dan( ingatlah ) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, ‘ sungguh, Aku menciptakan seseorang manusia dari tnah liat kering dan lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka apabila aku telah menyempurnakan ( kejadiannya ), dan Aku telah meniupkan roh ( ciptaan )-Ku ke dalamnya maka tunduklah kamu ke padanya dengan bersujud. Maka bersujudlah para malaikat itu semua bersama-sama.
Penjelasan       : Dalam ayat ini kita dapat mengaitkan dengan rukun islam yang pertama dan kedua yaitu syahadat dan shalat. Makna “la ilaha illallah’ adalah tiada Tuhan selain Allah. Jadi tidak ada yang berhak kita sembah secara mengimaninya dibumi maupun dilangit ini selain Allah SWT. Dialah
8
 
Yang harus disembah karena Allah SWT yang menciptakan Manusia, bumi dan langit. Contoh bentuk komunikasi secara langsung adalah dengan kita bersyahadat kita secara langsung berkomunikasi dengan Sang Maha Pencipta denagan menyadari betapa dahsyatnya semua ciptaan-nya dan menyadarkan bahwa Dialah tuhan yang harus di sembah. Dengan Allah kita harus selalu berkomunikasi juga dengan selalu bersyujud kepada-Nya ( shalat ). Shalat merupakan media komunikasi antara Tuhan dan manusia yang dilakukan lima waktu satu hari. Apabila batin atau diri sudah terbiasa bersujud dan membaca kalimat Allah SWT ( Al-Qur’an ) maka membuat tidak ada lagi tiraipembatas antara manusia dengan Tuhannya untuk berkomunikasi.

2.4            .Kandungan Rukun Islam dalam Surat An-Nahl
2.4.1Ayat 73



Artinya      : Dan mereka menyembah selain Allah, sesuatu yang sama sekali tidak dapat memberikan rezeki kepada mereka, dari  langit dan bumi dan tidak akan sanggup ( berbuat apapun )
9
 
Penjelasan : ayat ini menjelaskan tentang rezeki yang kita terima adalah dari Allah SWT. Apabila kita tidak menyembah selain Allah maka rezeki kita tidak akan baik. Agar rezeki tersebut lebih dapat bermanfaat maka sebagian rezeki kita adalah milik fakir miskin sehingga kita juga wajib membaginya. Apalagi saat bulan Ramadhan yang disebut zakat fitrah. Rezeki akan menjadi berkah apabila kita berzakat dibandingakan kita hanya menghambur-hamburkan demi kepentingan duniawi saja. Zakat merupakan tabungan kita di hari akhir nanti. Kita membeerikan zakat kepada yang berhak menerima dari kalangan fakir miskin serta boleh diserahkan kepada yang membutuhkan. Dengan berzakat sesungguhnya itu adalah komunikasi terhadap Allah SWT atas rezeki yang telah Dia berikan kepada kita dan kita memberikan sebahagian kepada yang membutuhkan.
2.4.2 Ayat 108


 




Artinya            : Mereka itulah yang hati, pendengaran dan penglihatannya telah dikunci oleh Allah . mereka itulah orang yang lalai
Penjelasan       : ayat ini menjelaskan tentang lalai. Seperti judul kita lalai merupakan salah satu hambatan untuk berkomunikasi dengan Allah SWT. Lalai dalam menjalankan segala perintah-Nya akan membuat kemurkaan Allah SWT kepada kita. Maka janganlah jadi orang yang lalai melaksanakan perintah-Nya terutama rukun islam yang telah ditetapkan. 


10
 

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
            Dari penjelasan di atas dapat disimpulakan bahwa di dalam surat Al-Hijr dan surat Al-Nahl terdapat penjelsan-penjelasan rukun islam yang berhubungan dengan komunikasi antara Tuhan dan manusia atau yang disebut komunikasi transendental. sehingga kita dapat mengetahui hubungan komunikasi dengan rukun islam. Dan menyadari bahwa komunikasi kepada sang Pencipta sangatlah penting bagi kehidupan , karna Dialah pencipta alam semesta. Dengan membangun komunikasi kepada Allah SWT dengan lebih intens akan dapat mendekatkan kita kepada Allah AWT sehingga terjauhi oleh perbuatan yang tidak baik. Zakat merupakan tabungan kita di hari akhir nanti. Kita memberikan zakat kepada yang berhak menerima dari kalangan fakir miskin serta boleh diserahkan kepada yang membutuhkan. Dengan berzakat sesungguhnya itu adalah komunikasi terhadap Allah SWT atas rezeki yang telah Dia berikan kepada kita dan kita memberikan sebahagian kepada yang membutuhkan.

3.2  Saran
            Janganlah sampai menjadi orang yang lalai terhadap perintah Allah SWT . Dan menjalankan perintah-Nya seperti, shalat. Kita sudah berkomunikasi dengan AllahSWT dan kelalaian kita meninggalkan perintah Allah SWT adalah hambatan komunikasi tersebut. . Seperti judul kita lalai merupakan salah satu hambatan untuk berkomunikasi dengan Allah SWT. Lalai dalam menjalankan segala perintah-Nya akan membuat kemurkaan Allah SWT kepada kita. Maka janganlah jadi orang yang lalai melaksanakan perintah-Nya terutama rukun islam yang telah ditetapkan. 


11
 
 

DAFTAR PUSTAKA

Adzikra. Iman, Islam, Ihsan dalam Komunikasi Transendental. http://fud.iainbanten.ac.id. diakses 18 Oktober 2012.

Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.RukunIslam. http://id.wikipedia.org/wiki/. Rukun_Islam. Diakses 18 Oktober 2012.

Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. Surah Al-Hijr. http://id.wikipedia.org. diakses 18 Oktober 2012.








Tidak ada komentar:

Poskan Komentar